PROSES PENGOLAHAN BIJI KOPI

Pengolahan biji kopi merupakan tahapan kritis yang menentukan kualitas akhir dari seduhan kopi. Proses ini dimulai dari pemanenan buah kopi yang sudah matang, ditandai dengan warna merah pada kulit buahnya. Pemanenan selektif ini penting untuk memastikan keseragaman kematangan yang akan mempengaruhi cita rasa akhir kopi.

Setelah dipanen, buah kopi dapat diolah melalui dua metode utama: metode basah (wet process) atau metode kering (dry process). Pada metode basah, buah kopi dikupas, difermentasi, dicuci, dan dikeringkan secara bertahap. Sementara pada metode kering, buah kopi langsung dijemur dengan kulitnya dan baru dikupas setelah kering. Kedua metode ini menghasilkan karakteristik rasa yang berbeda pada kopi.

Tahap akhir pengolahan adalah penyangraian (roasting), di mana biji kopi mentah dipanaskan pada suhu dan waktu tertentu untuk mengembangkan aroma dan rasanya. Tingkat sangrai, mulai dari light roast hingga dark roast, akan mempengaruhi profil rasa kopi. Sangrai ringan umumnya mempertahankan karakter asli biji kopi, sementara sangrai gelap menghasilkan rasa yang lebih kuat dan pahit.

Scroll to Top